Berujung Dengan Mantan
Berujung Dengan Mantan
Terkadang, hanya akan ada luka di antara cinta. Namun, tak dapat di pungkiri. Ada saja bahagia di antara cinta. Tapi, semua tergantung presepsi setiap orang yang ada.
Aku masih ingat, betapa bodohnya aku, saat jatuh cinta dengannya. Dari anter-jemput dia, nungguin dia pulang sekolah, beliin dia pulsa, ngemandiin kucing tetangganya. Apapun demi orang yang kita cinta..
Cinta bukan pembodohan. Cinta juga tidak menjamin kebahagiaan. Cinta hanya ketertarikan, tanpa dilandasi dengan rasa sayang..
Dulu, pas pertama-tama PDKT sama orang yang kita suka. Hal sekecil apapun yang sama di antara kita dan dia, pasti selalu bikin kita ngira bahwa dialah jodoh kita. Yeah, terlihat konyol memang, tapi itulah cinta.
Gue dulu juga gitu. Pas pertama PDKT banyak rasa yang hinggap di hati gue. Gebetan, dan harapan gue yang ingin berujung dengan pacaran. Dan akhirnya terkabulkan.
Udah beberapa minggu jadian, masih seneng-seneng gitu.
Selang beberapa bulan, udah mulai bosen. Dan akhirnya, harapan gebetan jadi pacaran, semua berujung dengan "Mantan".
Tapi, selalu saja. Mantan menyisahkan banyak kenangan. Dari mulai pas suap-suapan, boncengan, gendong-gendongan sampai jambak-jambakan..
Hanya kenangan yang tertinggal. Dengan pupusnya harapan, Semua berujung dengan mantan.
Terkadang, hanya akan ada luka di antara cinta. Namun, tak dapat di pungkiri. Ada saja bahagia di antara cinta. Tapi, semua tergantung presepsi setiap orang yang ada.
Aku masih ingat, betapa bodohnya aku, saat jatuh cinta dengannya. Dari anter-jemput dia, nungguin dia pulang sekolah, beliin dia pulsa, ngemandiin kucing tetangganya. Apapun demi orang yang kita cinta..
Cinta bukan pembodohan. Cinta juga tidak menjamin kebahagiaan. Cinta hanya ketertarikan, tanpa dilandasi dengan rasa sayang..
Dulu, pas pertama-tama PDKT sama orang yang kita suka. Hal sekecil apapun yang sama di antara kita dan dia, pasti selalu bikin kita ngira bahwa dialah jodoh kita. Yeah, terlihat konyol memang, tapi itulah cinta.
Gue dulu juga gitu. Pas pertama PDKT banyak rasa yang hinggap di hati gue. Gebetan, dan harapan gue yang ingin berujung dengan pacaran. Dan akhirnya terkabulkan.
Udah beberapa minggu jadian, masih seneng-seneng gitu.
Selang beberapa bulan, udah mulai bosen. Dan akhirnya, harapan gebetan jadi pacaran, semua berujung dengan "Mantan".
Tapi, selalu saja. Mantan menyisahkan banyak kenangan. Dari mulai pas suap-suapan, boncengan, gendong-gendongan sampai jambak-jambakan..
Hanya kenangan yang tertinggal. Dengan pupusnya harapan, Semua berujung dengan mantan.
0 komentar:
Posting Komentar