Pelukaan Cinta

Assalamualaikum,
Cinta, yang sesungguhnya tujuannya tidak untuk melukai kita.
Tidak ada yang diciptakan Tuhan itu sia-sia, hanya kalau kita memperlakukannya sia-sia, maka jadilah ia sia-sia.
Semua adalah rahmat, dan menjadi pengindah kehidupan kalau kita menggunakannya dengan cara yang memperkuat kita.

Cinta...
Cinta itu buta, orang yang mengatakan cinta itu buta adalah orang yang tidak setuju dengan orang yang jatuh cinta,
tetapi yang paling melukai bukan deritanya cinta tetapi lumpuhnya "Logika".
orang yang sedang jatuh cinta tidak realistis, karena orang yang sedang jatuh cinta hanya memikirkan yang membuat ia bahagia saja.
yang menyebabkan kita jatuh cinta itu karena "kekaguman" dari orang yang kita cinta, namun setelah kita mengetahui "keburukan" dari yang kita cintai maka jadilah kita kecewa,
"kekecewaan" itulah yang mengakibatkan orang menyadari lumpuhnya logika, menyadari cinta itu buta, sehingga membuat kita tidak logis untuk membuat keputusan yang akhirnya melukai diri sendiri. Kenapa pelukaan cinta itu dalam sekali ? Bahwa cinta itu pemujaan. Logikanya, orang yang memuja itu yang dipuja di letakkan ditempat yang tinggi, berarti orang yang memuja dibawah kan? dan kalau cinta itu gagal/ditolak, orang yang yang cinta itu tidak punya tempat turun, karena cinta itu pemujaan,
itu sebabnya luka karena ditolak itu menyayat sampai kedasar hati.

Bagaimana melupakan derita cinta? Melupakan derita dalam cinta itu malah orang tidak suka, derita cinta itu indah sekali.Tidak ada keindahan seindah derita cinta yang lebih indah/lebih dalam "pilunya" daripada derita cinta.Orang yang berbahagia itu menangis.Dan tersayatnya hati itu indah.
Dan setiap kali ingin melupakan gagal melupakan.
Mengapa? karena setiap kita ingin melupakan sesuatu kita harus ingat dulu apa yang dilupakan. Itu sebabnya kita tidak akan berhasil menghilangkan derita, terutama derita cinta.

Bagaimana obat derita cinta?
Cobalah lebih "bergembira", perasaan "gembira" itu mengobati banyak hal.
orang yang "bergembira" itu disayangi manusia, padahal sayangnya manusia tanda sayangnya Tuhan.

Jadi kalau begitu jangan terlalu sibuk mengenai penderitaan, alihkan perhatian kita kepada yang menggembirakan.


Apakah benar cinta itu tidak selamanya harus memiliki?
Orang yang mengatakan cinta itu tidak harus memiliki biasanya orang yang sedang menderita.

"Pilunya Cinta" itu karena cinta itu "harus" memiliki, kalau tidak "harus" memiliki tidak ada kata "pilu". Semua orang yang mengatakan cinta tidak harus memiliki karena tidak kesampaian, ditolak, batal, gagal. maka dia menghibur dirinya dengan mengatakan cinta itu tidak harus memiliki. Jadi kalau kita jatuh cinta upayakan memilikinya. lakukan apapun yang menjadikan dia mencintai kita. Dalam cinta itu ada seperti yang ada dalam hidup yaitu menuntut "Kepantasan".
Yang sering sakit hati itu orang-orang yang tidak "pantas" dicintai kembali. dan orang yang sibuk mencari cinta lupa membangun "kepantasan". Orang yang membangun kepantasan dicintai dengan menjadi pribadi yang baik, orang ini dicintai lebih daripada 1 orang yang mungkin dibutuhkannya. dia dicintai oleh semua orang yang dilayaninya.

Jadi kalau begitu jangan sibuk mencari atau menetapkan syarat-syarat orang yang kita cintai, tapi jadilah kita pribadi yang sebaik-baiknya agar pantas dengan seseorang yang memiliki pribadi yang sebaik-baiknya.
Jadi kalau begitu cinta itu harus memiliki,
Dan kita harus ingat, pribadi yang sebaik-baiknya tidak bisa kita miliki, jika kita melukainya.


Terimakasih. Sekian dan Wassalam.


referensi: Mario Teguh

0 komentar:

Posting Komentar