Cinta Remaja

Assalamualaikum.

Cinta......
Kekuatan dari perasaan berbahagia/bergembira yang indah saat kita jatuh cinta.
Lalu menggunakan kekuatan yang sama dalam pengertian-pengertian yang baru untuk menjadikan kita pribadi-pribadi yang hidup dalam kecintaan yang menghebatkan hubungan kita dengan orang lain,

Kita tidak bisa menemukan cinta sebetulnya, kecuali kita mengijinkan cinta menemukan kita.
Itu sebabnya kita harus menyediakan diri bagi cinta untuk menemukan cinta dalam pergaulan-pergaulan yang baik, dalam impian dan perasaan yang baik, agar kita mudah ditemukan oleh cinta.

Karena cinta itu bukanlah sesuatu yang bisa kita karang atau kita produksi, cinta adalah hadiah,

Jadi kalau begitu marilah sediakan diri untuk dicintai oleh yang mencintai kita nanti, jadikanlah diri kita pribadi yang baik dimata orang lain agar lebih menarik dan menjadi pribadi yang baik itu mengindikasikan kesiapan untuk dicintai.
Namun ada orang yang tidak siap dicintai yaitu orang yang memiliki pribadi yang tidak baik seperti sombong, , melihat jeleknya orang lebih cepat, mengkritik, meninggikan diri mengecilkan pendapat orang lain, orang seperti itulah yang tidak menyiapkan dirinya untuk dicintai.

Dan kalau pengalaman cinta itu kita akan dapatkan dari muda hingga tua nanti, mengapa kita tidak memilih menjadi pribadi yang lebih mudah ditemukan oleh cinta.



Lalu bagaimana dengan kasih sayang? mana tingkat yang lebih tinggi antara cinta dan kasih sayang?

Harus diingat, bahwa semua perasaan baik, semua sifat baik yang diciptakan Tuhan tidak bisa diunggul-unggulkan antar satu sama lain.
Semua perasaan itu tujuannya untuk memuliakan kita.

Jadi bukan perasaannya, tapi kitalah yang menggunakan perasaan itu untuk memuliakan diri.

Namun banyak juga yang malu untuk mengungkapkan cinta.

Cinta adalah dorongan tidak logis yang mengharuskan kita dekat dan memiliki objek dari kecintaan kita.
Karna itu adalah mekanisme yang dibangun Tuhan agar kehidupan berlangsung.

Karena jika kita selalu berfikir siapa yang akan menjadi pasangan hidup kita, itu akan lama sekali.
sehingga dibutuhkan alam ini menaruh perasaan itu (cinta) yang tidak logis, yang mendorong kita untuk tidak masuk akal, mengharuskan diri, memiliki, mendominasi, dan kemudian membangun keturunan/kebahagiaan bersama objek kecintaan kita. apakah langgeng ? tidak.!
Perlu diingat, bahwa "Falling in Love" itu ada juga "Falling out of Love", tidak lagi mencintai itu ada.
Jadi sudah hilang ketidak logisannya lalu mulai calculativ dalam proses tidak lagi mencintai.

Nah, "kasih sayang" itu lebih "Deliberate" atau lebih "berniat".
mengasihi itu ada kesungguhan, ada pengertian mengenai tanggung jawab, ada pengertian mengenai nilai diri.

Sehingga sebagai sahabat saling mengasihi berdasarkan keputusan yang sangat logis.

Itu sebabnya kalau itu logis, berarti kasih sayang itu bisa dibangun secara lebih terencana.
kalau cinta, kita harus menemukan diri kita ditemukan oleh cinta.
tapi kalau berkasih sayang itu keputusan


Terimakasih. Sekian dan Wassalam.



referensi: Mario Teguh

0 komentar:

Posting Komentar